Lampung Selatan - Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Agus Sartono, turun ke lokasi guna meninjau dampak banjir. Ketua Fraksi PAN itu menyusuri permukiman warga secara door to door untuk melihat langsung kondisi rumah-rumah yang terdampak.
Sebagai informasi, hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Lampung Selatan, khususnya Kecamatan Sidomulyo, menyebabkan Sungai Way Sukamandi di Desa Sukamaju meluap hingga merendam 18 rumah warga, Sabtu (12/04/2025).
Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur selama hampir dua jam. Air sungai yang meluap menggenangi permukiman warga, terutama di wilayah Dusun 5 Desa Sukamaju. Ketinggian air bervariasi, dan menyebabkan kerusakan ringan hingga berat pada beberapa rumah warga.
“Baru saja saya melihat kondisi warga yang terendam banjir di Dusun 5 Desa Sukamaju ini. Ada 18 rumah yang terkena dampak banjir akibat curah hujan yang tinggi dan juga adanya penyempitan sungai yang mengakibatkan air naik ke permukiman warga,” ujar Agus.
Politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu mendesak agar dinas terkait segera melakukan normalisasi terhadap aliran Sungai Way Sukamandi yang dinilai sudah menyempit dan menjadi salah satu penyebab utama banjir.
“Saya akan meminta dinas terkait untuk melakukan normalisasi sungai yang sudah menyempit, agar ketika hujan turun aliran air menjadi lancar dan tidak lagi meluap ke rumah warga,” tegasnya.
Selain itu, Agus Sartono yang juga menjabat sebagai Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Lampung Selatan, mengimbau kepada Camat dan Kepala Desa setempat untuk terus menyosialisasikan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya agar tidak membuang sampah sembarangan ke aliran sungai.
“Saya juga berharap kepada Pak Camat dan Pak Kades agar memberikan pemahaman kepada masyarakat supaya tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai. Ini penting agar aliran air tidak tersumbat,” pungkasnya.
Hingga saat ini, kondisi air di wilayah terdampak mulai surut, namun warga masih berjibaku membersihkan sisa lumpur dan barang-barang yang rusak akibat terendam banjir. Pemerintah desa setempat juga tengah melakukan pendataan untuk menyalurkan bantuan bagi warga terdampak. (Adv)
Facebook comments