Skip to main content

Progres Pembangunan Pemecah Gelombang (Breakwater) Capai 90 Persen!!! Masyarakat Dapat Menjadikan Waterbreak Sebagai Benteng Pelindung

Progres Pembangunan Pemecah Gelombang (Breakwater) Capai 90 Persen!!! Masyarakat Dapat Menjadikan Waterbreak Sebagai Benteng Pelindung
Progres Pembangunan Pemecah Gelombang (Breakwater) Capai 90 Persen!!! Masyarakat Dapat Menjadikan Waterbreak Sebagai Benteng Pelindung

LAMSEL - Progres pekerjaan pembangunan pemecah gelombang (Breakwater) pantai Desa Canti dan Desa Pantai Banding Kabupaten Lampung Selatan menunjukkan progres yang positif.

Breakwater merupakan pembangunan pemecah gelombang yang dibangun untuk melindungi pantai dan pelabuhan dari energi gelombang laut yang besar.

Progres pembangunan pemecah gelombang lanjutan yang mencapai hampir 90% ini merupakan hasil kerja keras PT Fata Perdana Mandiri sebagai kontraktor pelaksana. Proyek strategis nasional ini sepanjang 2,4 kilometer dengan nilai kontrak Rp. 27 Miliar sudah berjalan sejak tanggal 20 Agustus 2025.

Pembangunan Peningkatan Pengaman Pantai Kalianda (Breakwater) Pantai Canti dan Pantai Banding, Rajabasa, Lampung Selatan ini dikerjakan oleh pihak PT. Fata Perdana Mandiri dengan Nilai Kontrak Rp. 27.073.792.190,69.- dengan jangka waktu pengerjaan 134 hari kerja dimulai pada tanggal 20 Agustus 2025.

Photo

Proyek senilai Rp 27 miliar ini didanai dari APBN 2025 dan diawasi ketat oleh Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung. PT. Gunung Giri Engineering Consultant KSO PT Duta Bhuana Jaya KSO CV Intishar Karya sebagai konsultan pengawas, bekerja sama untuk memastikan kualitas dan ketepatan waktu. 

Umar sebagai Project Manager (Pm) pembangunan Breakwater menjelaskan, Semoga dengan terealisasi pembangunan pemecah gelombang ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Lampung Selatan khususnya masyarakat Desa Banding dan Desa Canti.

Selain dapat melindungi pesisir dari abrasi, masyarakat juga dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman dan menjadikan tanggul juga sebagai tempat santai anak-anak muda. Jelas Umar

Dalam pelaksanaan di lapangan, tim pelaksana menerapkan sejumlah instruksi teknis untuk memastikan mutu pekerjaan tetap terjaga.

"Kita mengerjakan pekerjaan lanjutan ini sesuai spesifikasi, sehingga Breakwater ini dapat menjadi benteng pelindung pesisir pada Tahun mendatang." Pungkasnya 

Respon lain dari Direktur Utama PT. Hajar Nusantara Abadi (Decky Eko Saputra) sebagai subcond utama material dalam pekerjaanbWaterbreak menjelaskan, Alhamdulillah dengan komitmen kita sebagai subcond material sampai saat ini tidak ada permasalahan.

Material yang kita berikan sesuai spesifikasi mendapat respon baik dari PT. Fata Perdana Mandiri sehingga sampai saat ini kita diberi kepercayaan penuh sebagai subcond utama material di pembangunan pemecah gelombang (Waterbreak) pantai Banding-pantai Canti. Imbuhnya

"Dengan komitmen dan kekompakan pekerja dilapangan kami akan berupaya memberikan hasil yang maksimal sehingga dengan terealisasi Breakwater ini dapat dinikmati langsung oleh masyarakat." Pungkasnya 
(Rs)

Facebook comments