Skip to main content

Komisi III DPRD Lamsel Hearing Bersama Manajemen RSUD dr. Bob Bazar, Tingkatkan HD Dan ICU

Komisi III DPRD Lampung Selatan Hearing Bersama Manajemen RSUD dr. Bob Bazar, Tingkatkan HD Dan ICU
Komisi III DPRD Lampung Selatan Hearing Bersama Manajemen RSUD dr. Bob Bazar, Tingkatkan HD Dan ICU

Kalianda – Komisi III DPRD Lampung Selatan (Lamsel) melaksanakan hearing bersama manajemen rumah sakit umum daerah (RSUD) dr. Bob Bazar terkait memaparkan rencana peningkatan layanan hemodialisa (HD) hingga penambahan puluhan ruang perawatan dan ICU di ruang rapat, Kamis (16/4) 

Hearing tersebut mengenai komitmen meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya warga kurang mampu, terus diperkuat RSUD dr Bob Bazar Kalianda. 

Direktur RSUD dr Bob Bazar, dr. Djohardi menjelaskan bahwa pelayanan HD akan tetap memprioritaskan pasien tidak mampu. Saat ini, RSUD hanya memiliki 19 mesin hemodialisa yang harus melayani sekitar 92 pasien aktif.

“Dengan kondisi saat ini tentu antrean masih cukup tinggi. Karena itu, tahun ini akan kami tambah 5 mesin lagi, sehingga total menjadi 24 mesin,” jelas Djohardi.

Penambahan tersebut diperkirakan mampu mengakomodir sekitar 15 pasien baru, sekaligus mengurangi beban antrean pasien cuci darah yang selama ini menjadi keluhan utama masyarakat.

Dari sisi sumber daya manusia, layanan HD juga terus diperkuat. Saat ini terdapat 12 perawat hemodialisa yang telah bersertifikat, sementara 2 perawat lainnya tengah menjalani pelatihan untuk meningkatkan kapasitas layanan.

Tak hanya fokus pada layanan HD, RSUD juga menyiapkan ekspansi besar pada fasilitas rawat inap. Dalam paparan yang sama, Djohardi mengungkapkan rencana penambahan 44 ruang perawatan baru yang terdiri dari 22 ruang untuk pasien wanita dan 22 ruang untuk pasien pria.

Selain itu, akan dibangun pula 5 ruang ICU (Intensive Care Unit) baru yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kesehatan Tahun 2026.

“Penambahan ruang perawatan ini memang harus sejalan dengan penambahan ICU. Itu sudah menjadi ketentuan dalam pengembangan layanan rumah sakit,” lanjutnya.

Untuk lokasi pembangunan, RSUD akan memanfaatkan area eks ruang perawatan Covid-19 di bagian belakang rumah sakit. Gedung baru tersebut direncanakan berdiri dua lantai guna memaksimalkan kapasitas layanan.

Sementara itu, untuk ruang ICU, pihak rumah sakit akan melakukan penataan ulang dengan membangun kembali sejumlah kamar VIP yang lokasinya berdekatan dengan ruang perawatan pasien.

“Ruang ICU harus dekat dengan ruang perawatan agar penanganan pasien kritis bisa lebih cepat dan optimal,” pungkasnyai.

Dengan berbagai rencana pengembangan ini, RSUD Bob Bazar diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan secara menyeluruh, sekaligus memperluas akses bagi masyarakat Lampung Selatan, terutama bagi masyarakat kurang mampu yang menjadi prioritas utama pelayanan. (AL)

Facebook comments