Kalianda - Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto bersama rombongan meninjau lokasi pembangunan sirkuit motocross berstandar nasional, yang dibangun diatas tanah seluas 5,3 hektar, berlokasi di Desa Kedaton, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, Rabu (03/8).
Sirkuit ini akan dipakai perdana pada kejuaraan motocross dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Lampung Selatan ke-66 pada bulan November 2022 mendatang, yang dikemas dalam acara bertajuk “Lampung Selatan Expo”.
Nanang mengatakan bahwa pembangunan sirkuit motocross ini merupakan salah satu langkah yang dilakukan oleh pemerintah daerah, dalam membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat, selain menjadi wadah dalam menyalurkan bakat para pecinta motocross, pembangunan sirkuit balap ini juga diharapkan dapat menjadi
ajang promosi potensi daerah, mulai dari sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) maupun pariwisata.
"Ini tujuan akhirnya adalah untuk memajukan daerah, mulai dari sektor UMKM hingga pariwisata. Karena kalau disini mulai ramai event-event, potensi Lampung Selatan juga akan terlihat oleh masyakatat luas. Selain itu juga UMKM dan pariwisata kita diharapkan akan semakin berkembang kedepannya,” ujar Nanang.
Sementara, Surveyor Proyek Pembangunan Sirkuit Motocross Lampung Selatan Rozi mengatakan, pembangunan sirkuit balap tersebut ditargetkan akan selesai sebelum pelaksanaan HUT ke-66 Lampung Selatan.

“Kalau untuk waktunya secepatnya kita kerjakan, untuk awalnya ini kita pengukuran sirkuit. Ini sudah selesai di clearing dan kita membentuk tracknya, ini kita lagi ngebentuk badan jalan sirkuitnya, panjang lintasannya 1,4 kilometer dan lebar 8 meter. Untuk pengukuran sebentar lagi selesai, kalau untuk jadi targetnya sebelum November,” ujar Rozi.
Rozi mengungkapkan, selain memiliki berbagai rintangan, sirkuit motocross yang dibangun di dataran tinggi ini memiliki pemandangan yang sangat indah. Bahkan, dari sirkuit tersebut dapat terlihat Gunung Rajabasa dan lautan yang terbentang luas menghiasi lintasan balap dan sirkuit tersebut juga akan dilengkapi dengan fasilitas pendukung lainnya, seperti tribun, toilet, mushola, tempat parkir, termasuk central UMKM juga akan terdapat di lokasi tersebut.
“Kalau sudah terbentuk baru kita tentukan lokasi-lokasi rintangannya. Rintangannya ada yang jemping double, jemping sigle. Kalau jemping double itu gundukannya ada 2, kalau sigle ada 1. Kalau untuk sirkuit motocross ini cocok, dia gak harus datar, adrenalinnya lebih,” pungkasnya. (adv/dw)
Facebook comments