Rejang Lebong - Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, Sabtu (28/10/2017) pagi, menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di Lapangan Setia Negara Curup. Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Rejang Lebong DR. H. Ahmad Hijazi, SH, M.Si, dan dihadiri seluruh pejabat mulai dari DPRD, FKPD, ASN, organisasi wanita, dan perwakilan organisasi pemuda di Kabupaten Rejang Lebong.
Dalam kesempatan itu Bupati menyampaikan saat ini konflik-konflik internal, horizontal serta vertikal sudah mulai terjadi. Sehingga momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ini diharapkan dapat mengingatkan kembali kepada segenap lapisan masyarakat akan pentingnya nilai-nilai persatuan bangsa.
“Mungkin dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ini mengingatkan kita kembali, bagaimana perjuangan para pemuda saat itu yang berjuang mempersatukan bangsa. Nah, dengan momentum Sumpah Pemuda tahun ini, diharapkan bisa menjadi perekat memersatukan pemuda dan bangsa,” kata Bupati, usai upacara.
Bupati menilai, peringatan Hari Sumpah Pemuda ini juga masih relevan bagi kehidupan berbangsa dan bernegara dalam rangka mempererat dan memperkokoh persatuan bangsa.
“Sangat relevan. Mengingatkan kita akan sejarah. Sejarah yang harus disosialisasikan kepada pemuda. Oh, begini para leluhur dan pejuang-pejuang kami dulu menyatukan bangsa,” ucap Bupati.
Selain itu Bupati menyebut, ancaman terberat yang dihadapi para pemuda saat ini adalah narkoba. “Sebenarnya sangat banyak. Tetapi yang sangat berbahaya adalah narkoba. Sebab ini adalah yang menjadi T-O, menjadi sasaran, adalah pemuda," ujarnya.
"Saya tidak mengatakan orang tuanya tidak (memakai), tapi yang paling rentan ini adalah pemuda. Padahal, mereka akan mewarisi perjuangan bangsa. Kalau ada pemuda-pemuda narkobais yang menjadi pemimpin, bagaimana jadinya bangsa dan negara ini? Ini harus diwaspadai,” tambahnya.
Ancaman selanjutnya, terang bupati, adalah perpecahan. Untuk itu, bupati mengajak seluruh elemen masyarakat terutama pemuda untuk segera menyelesaikan setiap terjadi perpecahan.
“Mari kita musyawarah, apa sih pangkal persoalannya. Harus kita selesaikan ini. Jangan terjadi perpecahan di antara kita,” pesannya. (Franky/MD Rejang Lebong)
Facebook comments