Skip to main content

Kapal Pengangkut Tidak Layak, 46 Ekor Sapi Mati

Kondisi Kapal Kapal Asia Putra yang mengangkut sekitar 500 ekor, Jumat (1/08/2017)
Kondisi Kapal Kapal Asia Putra yang mengangkut sekitar 500 ekor, Jumat (1/08/2017)

Bengkulu - Sebuah Kapal Asia Putra yang mengangkut sekitar 500 ekor sapi berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT), merapat di Dermaga Pelindo II Pulau Baii, Bengkulu, Jumat (1/08/2017) pukul 07.00 WIB.

Sapi-sapi tersebut adalah pesanan Dinas Pertenakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu, yang rencananya sapi akan dibawa dan diperuntukan untuk Badan Usaha Milik Petani, yang tersebar di 3 Kabuaten Provinsi Bengkulu, diantaranya yakni Kabupaten Seluma sebanyak 3 Kelompok tani, Kabupaten Bengkulu Utara sebanyak 1 Kelompok tani dan Kabupaten Muko-muko sebanyak 1 Kelompok tani.

"Ya, sapi tersebut akan dibagikan kepada 3 kelompok tani yang ada di Kabuaten Provinsi Bengkulu, untuk di Gemukan dan selanjutnya bisa memenuhi kebutuhan sapi di Prov Bengkulu," ujar Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu, Majestika.

Kemudian, sapi tersebut di bongkar dari Kapal Asia Putra, dan selanjutnya dibawa ke penampungan sapi di Daerah Betungan dengan menggunakan kendaraan berat dan dimasukan ke dalam peti kemas. 

Dalam pembokaran sapi tersebut, disaksikan oleh Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu, Majestika dan Stasiun Karantina Hewan dan Pertanian Provinsi Bengkulu, Rafli Hasibuan.

Dari 500 ekor sapi yang dipesan ada sebanyak 46 ekor sapi mati, hal tersebut di indikasikan bahwa sapi-sapi kepanasan dan kurang minum, menginggat kapal pengangkut tersebut keadaan terbuka.

"Pengalaman yang dahulu pengiriman sapi lewat kapal, kapal yang digunakan adalah kapal yang menggunakan AC agar sapi tidak kepanasan dan tidak mati hingga sampai tujuan," jelas Majestika. (Isil)

Facebook comments