Skip to main content

Bupati Lamsel Nanang Menerima Kunker Ketua Komisi IV DPR RI

Bupati Lampung Selatan (Lamsel) H. Nanang Ermanto menerima kunjungan kerja
Bupati Lampung Selatan (Lamsel) H. Nanang Ermanto menerima kunjungan kerja

Bupati Lamsel Nanang Menerima Kunker Ketua Komisi IV DPR RI

Lampung Selatan – Bupati Lampung Selatan (Lamsel) H. Nanang Ermanto menerima kunjungan kerja (kunker) Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Sudin dan Temu Usaha Petani Tambak Udang Kabupaten Lampung Selatan di aula Sebuku rumah dinas bupati Lampung Selatan, Sabtu (26/2).

1Acara tersebut dihadiri, Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan,Anggota DPD Provinsi Lampung, Asisten Bidang Administrasi Umum Badruzzaman dan Para Pejabat dilingkup Pemkab Lampung Selatan.

Dalam sambutannya, Nanang Ermanto sangat mengapresiasi perjuangan Sudin sebagai Ketua Komisi IV DPR RI di bidang pertanian yang bertujuan untuk membangkitkan semangat dan meningkatkan kesejahteraan Petani Tambak udang yang ada di Kabupaten Lampung Selatan untuk persiapan program yang pernah disampaikan oleh Ketua Komisi IV DPR RI waktu itu.

“Para petambak ini sudah mempunyai 100 hektar lahan, yang dimana sudah pernah dikunjungi oleh pusat Kementrian, jadi tinggal bagaimana merealisasikannya untuk memajukan dan mensejahterakan masyarakat di Kabupaten Lampung Selatan,” jelas Nanang.


Sementara, Ketua Komisi IV DPR RI Sudin mengatakan bahwa Kabupaten Lamsel akan mendapatkan bantuan berupa Excavator untuk penggalangan alur.

“Ini boleh dipake dengan cara dipinjamkan dan berbayar, ini biayanya lebih murah dari pada sewa dengan orang lain, karena Kabupaten mendapat bantuan dari pusat, nah biaya itu digunakan untuk biaya perawatan alat-alat tersebut,” ucapnya.

Sudin juga berharap adanya pertemuan silaturahmi ini dapat menghasilkan kerjasama dengan baik, baik dari petambak kecil sampai dengan petambak besar, supaya jangan sampai limbahnya dibuang kesaluran yang sembarangan.

“Kalau sampai limbahnya dibuang kesaluran nanti yang akan rugi kita semua dan itu jangan sampai terjadi, karena masalah di Indonesia itu termasuk masalah limbah, jadi kita harus benar-benar memperhatikan itu, supaya tidak terjadi kerugian untuk kita semua,” harapnya.(red)


 

Facebook comments